Senin, 10 April 2023

Children of Nobody Review: Misteri Masa Lalu dan Kasus Kekerasan Anak

 

“Saat bulan terbit di atas ladang Jelai, pengidap lepra itu memangsa seorang anak…”

 

Annyeong

Halooo bestie, siapa nih yang pada suka drama atau film genre thriller, kriminal, dan psycology? Atau malah tiga tiganya?

Sebagai penggemar thriller dan kriminal menemukan tontonan yang seru dan bikin ketagihan dari awal sampai akhir itu susah-susah gampang. Terkadang terkendala dengan plot cerita yang lompat dari satu cerita ke cerita lain, maksud cerita yang tidak sampai ke penontonnya karena rumit, emosi dari beberapa karakternya yang kurang pas, atau bisa juga setting tempatnya yang terlalu gelap. Jadi ketika aku menemukan drama satu ini tanpa sengaja dan ternyata melebihi ekspektasi, aku sangat bersemangat banget buat nebarin racun ke kalian semuanya.

Nobody of children merupakan salah satu referensi drama sinting underrate (karena gak banyak orang yang ngomongin) yang mengangkat isu kekerasan pada anak dan juga kekerasan pada perempuan dalam rumah tangga yang berujung pada ‘penghakiman’.

Tuh udah mulai berat belum setelah kenalan sama genre dramanya? Kalo belum mari kita lanjutkan membahas kenapa drama satu ini layak menjadi drama yang harus kalian semua tonton!


mydramalist.com

Profil Drama

Judul: Children of  Nobody/Red Moon (Beuleundal Peureunhae/붉은달 푸른해)

Genres: Thriller, Mystery, Psychological, Drama

Director: Choi Jung Gyu

Screenwriter: Do Hyun Jung

Episode: 36

Original Network: VIU

 

 Kasus-Kasus Memilukan yang Terabaikan

Cha Woo Kyung, seorang konselor di Yayasan Hanul dengan kehidupan yang bahagia, memiliki suami yang luar biasa baik, memiliki anak perempuan lucu dan juga sedang menantikan anak kedua. Kehidupannya menjadi jungkir balik dalam satu hari ketika dia tanpa sengaja terlibat kecelakaan yang menewaskan seorang anak laki-laki yang tidak memiliki identitas. Keberadaannya sebagai seorang konselor anak secara kebetulan selalu terkait dengan sebuah kasus (penghakiman) dan diduga pembunahan berantai yang sedang ditangani oleh  Detektif  Kang Ji Hun (Lee Yi Kyung) dan Jeon Soo Young.

Cerita diawali dengan tersiarnya kabar bahwa tersangka kekerasan dan pembunuhan pada anak di jatuhkan hukuman yang terlalu ringan. Menciptakan kegaduhan di public dan berakhir dengan sejumlah aksi demokrasi yang dilaksanakan untuk menuntut agar tersangka diberikan hukuman yang jauh lebih berat. Ketimpangan hukum yang menurut sebagian besar masyarakat terasa tidak adil membuat public bersorak ketika ada ‘sosok’ yang memberikan hukuman pada para tersangka tersebut dengan sebuah kematian yang tragis.

Mereka beranggapan bahwa para tersangka pantas menerima “hukuman”. Tetapi pendapat tersebut tidak berlaku bagi detektif muda idealis dengan sumbu pendek Kang Ji hun. Dia merasa siapapun dia dan apapun yang dia lakukan nyawa tetap saja berharga, dan bukan kita yang berhak memutuskan hukuman apa yang pantas untuk orang-orang tersebut.

Pada setiap episodenya terdapat benang merah yang akhirnya akan meledak pada kasus inti yaitu tentang keberadaan gadis kecil bergaun hijau (psssttt yang ada di cover). Capek tapi seru banget bagaimana kita mengikuti  kehidupan seorang konselor anak Cha Woo Kyung yang diperankan oleh Kim Sun Ah, dia yang memiliki kehidupan sempurna dan memiliki empati begitu kuat terhadap anak anak tiba-tiba hidupnya berubah ketika tanpa sengaja menabrak seorang anak tanpa identitas hingga meninggal.  Rasa bersalah yang berlebihan membat kehidupannya 2x lipat lebih berantakan.  Rententan peristiwa itu memiliki sebuah teki teki yang akan mengantarkan kita semua pada kasus kasus besar yang juga melibatkan yayasan Haneul tempat Woo Kyung bekerja.

Kehidupan Woo Kyung sebagai konselor anak membuat dia terlibat dengan detektif untuk memecahkan kasus demi kasus yang ternyata melibatkan orang-orang disekitar Woo Kyung dan Yayasan anak tempat kerjanya. 

 Setelah menamatkan seluruh episodenya, saya sampai pada kesimpulan bahwa mulai adegan pertama, hingga munculnya tokoh tokoh baru semuanya tidak bisa dianggap sebagai selingan tanpa alasan, karena setiap kemunculan adegan baru akan memunculkan sebuah teka teki yang ada kaitannya dengan kasus utama. Kasus mengenai kekerasan pada anak dan perempuan yang sering kali diabaikan, di ceritakan dengan begitu baik disini, sehingga kita bisa merasakan perasaan marah, sedih dan sedikit ingin memaki saat kejadiannya sudah keterlaluan.

Pembanguan karakter dari masing-masing actor dan aktris sungguh luar biasa sekali, apalagi drama ini melibatkan anak anak yang sebagian besar di bawah 10 tahun, tentunya gak mudah kan? Tapi sebagai aktris cilik mereka semua berperan dengan sangat baik. Runtutan peristiwa di setiap kasus kasusnya juga gak ada plot hole alias runtut dan mulus banget, membuat penonton gak ngerasain jika durasi cepat berlalu. Gak seru rasanya kalau sebuah drama memiliki plot yang mulus kek jalan tol baru, setidaknya ada saatnya penonton dibuat bersuuzon kepada setiap karakter bahawa dia adalah ‘si antagonis’.

Ok Sekian review singkat super cepat karena gak sabar menebakan racun karena ini drama bagus banget deh, nah enjoy. Sampai ketemu di tulisan beikutnya.

Bye bye…

 

 

 

 

 

 

.

 

 


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Read More

Rabu, 07 Desember 2022

[Netflix Series] Kejahatan dalam Aplikasi Obrolan Daring 'SOMEBODY'



  "My Perfect World   My Perfect Error"

 

Pada umumnya tujuan diciptakannya sebuah program aplikasi adalah untuk memudahkan kegiatan manusia, entah dalam pekerjaan, komunikasi hingga cara berinteraksi dalam kehidupan sehari hari. Begitu pula dengan ide awal gadis muda Kim Sum yang mengikuti olimpiade dengan menciptkan sebuah aplikasi chatting yang berbasis dengan kecerdasan buatan, tujuannya adalah agar seluruh anak yang kesulitan mengutarakan pendapatnya dalam suatu obralan seperti dirinya, dapat bergabung tanpa perlu berfikir layak atau tidak. 

Ide tersebut menarik perhatian seorang progammer yang akhirnya menyambut ide bagus tersebut, dialah Samantha Jung. 

Bertahun tahun kemudian, program tersebut berubah menjadi aplikasi kencan " SOMEBODY " yang berhasil mempertemukan beratus ratus pasangan. Tetapi bukan program ini yang diinginkan oleh seorang Kim Sum. Sebagai layaknya program yang memiliki banyak user, pasti tindak kejahatan tidak bisa dihindari karena modus yang selalu berganti setiap harinya, mulai dari kasus pelecahan penipuan hingga dugaan adanya pembunuhan berantai.

Series ini banyak menampilkan beberapa adegan sex secara implisit maupun eksplisit, dan beberapa adegan kekerasan berdarah, jadi mohon berhati-hati ya.

 

Kenapa Kau Menggunakan 'SOMEBODY'? 

Kasus terakhir membawa Kim Sum menemukan bukti bahwa ada yang janggal dengan orang-orang hilang ini. Penyelidikannya secara tidak sengaja membawa dia bertemu dengan pria misterius Sung Yun Oh, seorang Arsitek yang cocok dengannya saat bermain Somebody.

"Kenapa kau menggunakan SOMEBODY?" itu adalah pertanyaan pertama yang dilontarkan Kim Sum ketika dia 'match' dengan seseorang di aplikasi tersebut. Dia mendapat beragam jawaban dan pada akhirnya sebuah peristiwa tak terduga terjadi dan tindakan tak lazim yang dilakukan Kim Sum dibenarkan oleh Sung Yun Oh.




Asperger Syndrome VS Sociopath

Diadaptasi dari novel milik Brett Easton Ellis "American Psyco", dua karakter utamanya memiliki kepribadian yang berbeda dari orang-orang normal pada umunya. Kim Sum di diagnosa memiliki sindrom Asperger, yang pada umumnya anak yang memiliki sindrom ini memiliki kecerdasan dan berbahasa yang baik tetapi juga mengalami gangguan kemampuan berkomunikasi dalam berinteraksi  sosial. Itu sebabnya ia hanya memiliki seorang sahabat seorang polisi yang lumpuh Yeong Gi Eun. Lingkup pertemananya bertambah ketika Gi eun mengenalkan sahabatnya yang lain Im Mok Won seorang cenayang yang nantinya memiliki peran penting tentang kehidupan mereka bertiga, Kim Sum, Gi Eun dan Seong Yun oh. 

Karakter Kim Sum bisa jadi membuat kita sebagai penonton merasa gemas karena saat bukti-bukti di paparkan ia masih denial dan berusaha untuk meyakinkan dirinya sendiri bahwa kekasihnya tidak ada hubungannya dengan kasus yang sedang mereka selidiki.

Pemeran utama lainnya adalah Seong Yun oh. Arsitek muda dengan pribadi yang ramah, tapi siapa yang tau jika dia memiliki sisi yang berbeda. Tujuannya menggunakan aplikasi kencan dan dari karekternya dalam pembunuhan spontan membuat dia dikenal sebagai sociopath

 

Ulasan Singkat Somebody

Series ini diadaptasi berdasarkan novel karya Brett Easton Ellis yaitu American Psyco. Kemistri antar pemain, dan juga akting para pemain dalam mendalami aktingnya sangat bagus. Kim young kwang seperti benar-benar menjadi seorang sociopath dan bersenang senang saat melakukannya, mempermainkan korban dan juga bisa menjadi normal saat menghadapi pekerjaannya. Sedangkan Kang Hae lim bisa sangat menjiwai bagaimana seorang asperger bersikap di ranah sosial, apatis, pendiam dan bisa terlihat cerdas di saat bersamaan. 

Jika akting pemainnya sangat memuaskan hal tersebut berbanding terbalik dengan naskah dan eksekusinya. Series ini sangat menjanjikan dan memberikan ekspektasi lebih saat trailernya dibagikan. Sama seperti series Netflix pada umumnya yang tidak banyak episode, Somebody memiliki  8 episode dan rata-rata durasi 1 jam per episode setidaknya akan terasa padat dan intens mengingat serial yang biasanya menceritakan kasus pembunuhan akan memiliki plot seperti itu.

Jalan ceritanya juga tidak menawarkan banyak plot twist yang mengejutkan, bahkan terkesan terlalu cepat karena ada beberapa bagian yang harusnya bisa dijelaskan lebih lanjut, bukan tiba-tiba sudah 'jadi'. Seperti kapan hubungan Kim Sum dan Seung Yun oh berubah menjadi sepasang kekasih, padahal tidak ada cerita mengenahi komunikasi yang intens untuk mereka berdua, atau kenapa Yun Oh tiba-tiba menangis karena tidak bertemu Kim sum lebih awal. Penonton dibuat menebak nebak sendiri beberapa missing plot untuk menyambungkan ke jalan cerita selanjutnya.

 

(Romansa) Thriller dengan tempo lambat bisa menjadi lebih bagus, ketika satu demi satu peristiwa terlewati dengan banyak teka teki dan adegan yang mencekam. Tetapi itu semua tidak di dapatkan di Somebody, rasanya ada beberapa bagian yang terlewat begitu saja. Ending ceritanya juga terlewat begitu saja, tidak ada klimaks yang bisa membuat penonton terasa emosinya dipermainkan. Ok karena ini adalah pendapat pribadi jadi yaaa mungkin hanya aku yang merasakannya.

Walaupun agak sedikit membosankan, tetapi sinematografi series ini begitu menarik, contohnya saja berada ruang kerja dan rumah Kim Sum kita akan seakan diberitahu jika pribadi Kim Sum terlihat teratur dan cenderung hampa. atau saat kita menjelajahi Apartemen Yeong Gi Eun yang berbanding terbalik dengan Kim Sum, terlihat dia adalah gadis penuh energi dan ceria, begitu juga dengan gambaran pemeran lainnya.

Nah aku tidak bisa cerita banyak karena intinya selain kemistri antar pemain yang bagus hal lainnya terasa hanya begitu saja bagiku, tapi sekali lagi ini adalah pendapat pribadi, silakan di tonton di platform masing masing. 

See you, di tulisan selanjutnya ya.

Read More

Minggu, 06 Maret 2022

[C-Drama] Our Secrets Review – Remaja, Cinta dan Cita-Cita

 


“Seluruh masa SMA-ku selalu sebangku denganmu. Tentu saja, pada akhirnya juga harus sebangku denganmu– Zhou Si Yue

Nihao Dajia...

Waktu terasa cepat sekali berputar ya, tiba-tiba udah Maret aja, udah deket banget sama penerimaan siswa dan mahasiswa baru. Cepet benget kan? Rasanya kayaknya baru kemarin lulus dari bangku SMA terus bingung mau masuk Universitas mana.

Suasana masa-masa sekolah kembali aku rasakan lagi saat tanpa sengaja menonton drama remaja yaitu Our Secret. Drama ini benar-benar membawa kita sebagai penontonnya kembali bernostalgia dengan suasana tiga tahun di sekolah menengah atas, tentang pertemanan, masa depan, kisah cinta remaja yang malu-malu hingga-masa masa perjalanan sebagai mahasiswa di univeritas untuk menggapai cita-cita, pokoknya transisi fase remaja ke dewasa semuanya bisa di rasakan dalam drama ini.

Seperti drama remaja pada umunya, kisah cinta monyet dengan teman sekelas, dan konflik antar pertemanan merupaka suatu hal yang lumrah. Tetapi seorang Joker Sun berhasil mengadaptasi novel romansa Er Dong Tu Zi (东兔子), menjadi plot sebuah drama remaja  yang sangat memuaskan, dengan komposisi antara kisah percintaan, mengejar akademik, dan sosial yang berimbang.

Nah bagi yang belum menontonnya mari kenalan dulu nih profil dramanya kemudian kita bahas bersama bersama kenapa drama ini terasa sangat spesial ya..

Profil Drama

Judul: Our Secret/Secrets in the Lattice (An Ge Li De Mi Mi / 暗格里的秘密)

Genre: Romance, School, youth

Produser: Fang Fang, Zhang Meng

Sutradara: Wong Chun Man

Screenwriter:  Joker Sun

Episode: 24 Episode

Original Network:  iQiyi, Mango TV

 

 

 Sebuah Kisah dan little bit Spoiler

Drama bertemakan School Youth tidak pernah membosankan. Tahun lalu misalnya, ada beberapa drama dengan tema serupa yang membuat susah move on, salah satunya ya Our secret.

Jadi singkatnya drama ini yang menceritakan cerita cinta masa muda antara Si Perfect Zhou Siyue remaja laki-laki jenius yang sangat menikmati hidup sebagai remaja, dengan teman sebangkunya Ding Xian remaja perempuan rajin, penyendiri dan keras kepala. Kisahnya dimulai dari masa sekolah menengah atas, kehidupan rumit di Universitas hingga kehidupan pasca kelulusan.

Kisah Our Secret tidak hanya berkisah seputar naksir diam-diam antara remaja, tetapi juga membahas tentang mengatasi sikap rendah diri dan isu sosial seperti tuntutan standart orang tua, kekhawatiran tentang pemilihan universitas, sampai pada usaha untuk mengejar cita cita.

Nah ceritanya dimulai dari kepindahan Ding xian di dekat rumah Siyue yang ternaya kedua orang tua mereka adalah teman lama, pertemuan keduanya tidak begitu menyenangkan karena orang tua Ding Xian yang terkesan terlalu ‘bangga’ dengan anaknya sendiri dan selalu membicarakan kelebihan Ding Xian akhirnya  membuat Si yue dan teman temannya yang saat itu sedang berada di rumah SiYue jadi sebal dan berakhir dengan pertengkaran kecil.

Cerita berlanjut dengan adaptasi Ding Xian di sekolah baru, yang ternyata merupakan sekolah terbaik dan murid-muridnya yang sebagian ambisius. Tidak ada adegan pembulian di drama ini, drama ini berfokus bagaimana cara Ding Xiang mengatasi masalah rendah dirinya dan meningkatkan kepercayaan dirinya.

Siyue yang memiliki sifat berkebalikan dengan Ding Xian diam-diam juga membantu Ding Xian untuk beradaptasi, salah satu caranya adalah mengenalkan dengan teman-temannya yang berada di bangku terdekat. Tidak mudah karena Ding Xian adalah sosok yang suka menyendiri. Setelah beberapa episode berlangsung aku baru mengerti bahwa kasus seperti Ding Xian tidak muncul begitu saja, karena pasti ada pemicunya yang sudah berlangsung bertahun-tahun.

Tidak ada adegan kekerasan disini, drama ini menjadi sangat layak di rekomendasikan karena isu yang diangkat sangat familiar, mulai dari orang tua yang terlalu ikut campur pilihan kehidupan anak anak (karena merasa pendapat mereka adalah yang terbaik), nilai akademik yang harus tinggi, pemilihan jurusan sekolah yang harus mengikuti mayoritas agar masa depan lebih mudah dan masih banyak lagi.

Drama ini semakin seru saat satu sama lain tidak saling menyerah, seperti Ding Xian yang berkali kali mendorong kebaikan teman temannya dan hanya tau jika tugas seorang siswa adalah belajar dengan rajin, pada akhirnya bisa menerima keseruan yang SiYue dan teman temannya kenalkan dari sedikit kisah menyenangkan menjadi remaja.

 

Tau gak sih salah satu yang paling membuat para penontonnya gagal move on adalah karena Interaksi kedua tokoh utama yang sangat natural, menggambarkan kisah cinta remaja yang saling melempar lirikan, senyum malu-malu akibat salah tingkah, interaksi dengan dan jangan lupakan tokoh pendukung yang saling mengisi kehidupan seru kedua pemeran utama membuat Our secret pantas menjadi drama remaja terbaik pada tahun 2021.

Kisah mereka berdua beserta teman-temannya tidak hanya berakhir di sekolah menengah atas, tetapi juga berlanjut di universitas. Banyak masalah yang semakin kompleks karena tidak bisa membedakan rasionalitas dan perasaan, ditambah dengan ego dari masing-masing pemain yang masih turut serta meramaikan suasana drama ini, pokoknya kompleks deh.

Kisah perjuangan untuk mencapai cita cita, konflik keluarga, dan juga kisah cinta masing-masing pemain membuat drama ini patut untuk ditonton, drama manis yang tidak banyak plot hole, yang pasti membuat penontonnya ingin menonton ulang berkali kali. Terakhir jangan lupakan sountrack yang bagus-bagus dan cocok banget menggambarkan 'drama ini banget'.

Ok sekian dulu dariku yang menobatkan drama sekolah ini menjadi terdebest 2021, see you di review tontonan suka-suka selanjutnya.

 

 

 




Read More

Blogger templates